PERTEMUAN ORANG TUA SISWA KELAS 5–6 DAN KEGIATAN PARENTING
SD SANTO ANTONIUS 02 BANYUMANIK SEMARANG
Semarang, 26 Juli 2026 – SD Santo Antonius 02 Banyumanik Semarang menggelar pertemuan orang tua siswa kelas 5 dan 6 yang dirangkaikan dengan kegiatan parenting pada Sabtu, 25 Juli 2026. Bertempat di Aula sekolah, kegiatan ini berlangsung meriah dan dihadiri oleh orang tua/wali murid serta segenap guru dan karyawan.Kegiatan diawali dengan registrasi yang dilanjutkan dengan penampilan Saint Anthony Choir yang membawakan sebuah lagu sebagai pembuka acara. Penampilan ini berhasil menciptakan suasana hangat dan menyenangkan sebelum rangkaian acara inti dimulai.Acara kemudian dipandu oleh Ibu Pela selaku pembawa acara. Setelah doa bersama Ibu Yasinta selaku kepala sekolah SD Santo Antonius 02 Banyumanik, menyampaikan sambutan sekaligus memperkenalkan seluruh guru dan staf karyawan kepada para orang tua kelas 5 dan 6. Hal ini bertujuan untuk mempererat komunikasi dan kerja sama antara pihak sekolah dan keluarga siswa.



Selanjutnya, pemaparan mengenai kurikulum disampaikan oleh Ibu Vero, Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum. Orang tua mendapatkan informasi tentang capaian pembelajaran dan target kompetensi yang harus dikuasai siswa kelas 5 dan 6. Sesi dilanjutkan dengan program kelas yang dibawakan oleh Bapak Benny selaku wali kelas 6, yang memaparkan perkembangan akademik, sikap, serta program pendampingan bagi siswa khususnya tentang TKA.Puncak kegiatan ini adalah sesi parenting yang menghadirkan narasumber Ibu Kristien Wedhar Hapsari, S.Psi., M.Psi., Psikolog, salah satu psikolog anak dari Biro Psikologi PSIKOLOGYA CENTER dan dosen PG-PAUD FKIP UKSW Salatiga. Dalam materinya yang berjudul “Pola Komunikasi Efektif dalam Pembentukan Karakter Anak”, Ibu Kristien menekankan pentingnya komunikasi positif antara orang tua dan anak, terutama pada usia pra-remaja.



Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
- Mendengarkan anak tanpa menyela dan menghargai privasi mereka.
- Membangun dialog, bukan sekadar memberi nasihat.
- Menghindari pola asuh berbasis hukuman.
- Memberikan perhatian saat anak berbuat baik.
- Konsistensi dalam menerapkan aturan.
- Waktu berkualitas lebih berharga daripada hadiah materi.
Sesi ini berlangsung interaktif. Para orang tua aktif bertanya dan berbagi pengalaman, menciptakan suasana diskusi yang hangat dan penuh keterbukaan. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi promosi dari SMP Maria Goretti dan SMP Maria Mediatrix. Pada sesi ini, orang tua memperoleh informasi mengenai profil sekolah dan informasi terkait SPMB kedua SMP tersebut.


Acara ditutup dengan doa penutup sebagai ungkapan syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan. Para orang tua menyambut baik acara ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus diadakan guna memperkuat sinergi antara sekolah dan keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak secara optimal.
Penulis: Maria Wahyuningtyas, S.Pd
